DEFINISI METODE, PENELITIAN, DAN METODE PENELITIAN
A. Definisi Metode
Metode secara umum dapat dipahami sebagai suatu cara atau prosedur
yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam kehidupan sehari-hari,
metode sering diartikan sebagai langkah-langkah praktis yang ditempuh seseorang
untuk menyelesaikan pekerjaan atau memecahkan masalah. Namun, dalam konteks
keilmuan, metode tidak sekadar cara biasa, melainkan serangkaian langkah
sistematis yang harus ditempuh dalam melakukan kegiatan ilmiah. Metode menjadi
pedoman agar proses pencarian pengetahuan berjalan teratur, logis, dan dapat
dipertanggungjawabkan. Ia membedakan kegiatan ilmiah dari aktivitas coba-coba
atau spekulasi belaka. Dengan metode, peneliti dapat mengarahkan upaya secara
efektif dan efisien. Metode juga memastikan bahwa hasil yang diperoleh memiliki
tingkat keandalan yang tinggi. Oleh karena itu, setiap penelitian ilmiah selalu
menuntut penggunaan metode yang tepat sesuai dengan objek dan tujuan yang
hendak dicapai. Singkatnya, metode adalah cara kerja yang teratur dan bersistem
untuk mencapai hasil yang diinginkan dalam kegiatan ilmiah.
Menurut para ahli, metode memiliki pengertian yang lebih spesifik
dan mendalam. Tamaulina Br. Sembiring dkk. (2023:1) menjelaskan bahwa kata
metode berasal dari bahasa Yunani "methodos" yang berarti cara atau
jalan, dan dalam konteks upaya ilmiah, metode berkaitan dengan cara kerja untuk
memahami objek yang menjadi fokus ilmu. Ma'ruf Abdullah (2015:243) menyatakan
bahwa metode penelitian pada prinsipnya menceritakan cara yang merupakan alat
(tool) untuk mencapai tujuan, di mana cara tersebut bervariasi dan tidak kaku
tergantung pada objek formal ilmu, tujuan, serta jenis data yang akan
diungkapkan. Salim dan Syahrum (2012:22) menambahkan bahwa metode mencakup
setiap teknik, metode, dan strategi riset yang digunakan para ilmuwan untuk
mencari dan menemukan kebenaran ilmiah sejauh dapat dipertanggungjawabkan
secara empirik. Siyoto dan Sodik (2015:13) juga menegaskan bahwa suatu
penelitian dengan menggunakan metode ilmiah dinamakan sebagai penelitian
ilmiah. Dengan demikian, metode menurut ahli bukan sekadar cara, melainkan
prosedur baku yang sistematis, logis, dan dapat diuji. Metode menjadi kerangka
operasional yang mengarahkan peneliti dari perumusan masalah hingga penarikan
kesimpulan. Oleh karena itu, pemahaman yang benar tentang metode sangat penting
bagi setiap peneliti.
Argumen pendukung mengenai pentingnya metode dapat dilihat dari
karakteristik dan fungsi metode itu sendiri dalam penelitian ilmiah. Metode
yang baik harus bersifat sistematis, artinya proses penelitian menggunakan
langkah-langkah tertentu yang logis dan berurutan (Tamaulina dkk, 2023:242).
Metode juga harus terkontrol, empiris, dan kritis, sebagaimana ditegaskan oleh
Kerlinger bahwa penelitian ilmiah merupakan penyelidikan yang sistematis,
terkendali, empiris, dan kritis mengenai proposisi tentang hubungan
antarfenomena (Ismail Nurdin & Sri Hartati, 2019:14). Tanpa metode yang
tepat, penelitian akan kehilangan arah dan hasilnya sulit
dipertanggungjawabkan. Metode berfungsi sebagai alat untuk memperoleh data yang
valid dan reliabel. Selain itu, metode memungkinkan peneliti lain untuk mereplikasi
penelitian sehingga temuan dapat diverifikasi. Metode juga membantu peneliti
memilih teknik pengumpulan dan analisis data yang sesuai. Dengan metode, proses
penelitian menjadi efektif, efisien, dan objektif. Oleh karena itu, penguasaan
metode merupakan kompetensi dasar yang wajib dimiliki oleh setiap peneliti.
Metode ibarat kompas yang memandu perjalanan ilmiah menuju kebenaran yang dapat
dipertanggungjawabkan.
B. Definisi Penelitian
Penelitian secara umum dapat dipahami sebagai suatu kegiatan
sistematis yang dilakukan untuk mencari jawaban atas permasalahan atau
pertanyaan tertentu melalui pengumpulan, pengolahan, analisis, dan interpretasi
data secara objektif. Penelitian merupakan upaya manusia untuk memuaskan rasa
ingin tahu terhadap fenomena yang dihadapinya dengan menggunakan prosedur yang
terencana dan terstruktur.
Berdasarkan berbagai literatur, penelitian didefinisikan sebagai
suatu penyelidikan terorganisasi, atau penyelidikan yang hati-hati dan kritis
dalam mencari fakta untuk menentukan sesuatu. Kata penelitian adalah terjemahan
dari kata research yang berasal dari bahasa Inggris, yang terdiri dari dua kata
yaitu re yang berarti kembali dan to search yang berarti mencari, sehingga
dapat disimpulkan bahwa pengertian research (penelitian) adalah mencari kembali
suatu pengetahuan (Siyoto & Sodik, 2015:13). Kerlinger (1963:11) menyatakan
bahwa penelitian ilmiah merupakan suatu kegiatan penyelidikan yang sistematis,
terkendali/terkontrol, dan bersifat empiris dan kritis mengenai sifat atau
proposisi tentang hubungan yang diduga terdapat diantara fenomena yang
diselidiki (Ismail Nurdin & Sri Hartati, 2019:14). Penelitian pada
hakikatnya merupakan salah satu cara untuk menyelesaikan suatu masalah atau
mencari jawaban dari persoalan yang dihadapi secara ilmiah. Penelitian
menggunakan cara berpikir reflektif, berpikir keilmuan dengan prosedur yang
sesuai dengan tujuan dan sifat penyelidikan (Ismail Nurdin & Sri Hartati,
2019:13). Penelitian adalah suatu kegiatan untuk mencari, mencatat,
menganalisis dan menyusun laporan hasil. Secara umum, penelitian merupakan
suatu usaha untuk menjawab pertanyaan dan memecahkan permasalahan yang ada
(Hardani, dkk, 2020:236).
Penelitian berisikan serangkaian upaya dengan tata cara yang
tersusun secara sistematis dan bertujuan untuk memecahkan permasalahan serta
melaporkan hasil penelitian. Tujuan penelitian adalah untuk mengubah kesimpulan
yang telah diterima secara umum, maupun mengubah pendapat-pendapat dengan
adanya aplikasi baru pada pendapat tersebut (Siyoto & Sodik, 2015:13).
Penelitian sebagai metode ilmiah adalah jawaban empiris terhadap masalah yang
dihadapi dengan sistem, metode, prosedur dan teknik tertentu. Penelitian
dilakukan bukan semata-mata untuk pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi lebih
merupakan keseimbangan dengan nilai manfaat praktis. Dengan pemikiran ini,
penelitian terapan harus berorientasi pada tuntutan pembangunan yang relatif
pragmatis, sesuai dengan ruang lingkup waktu, energi, dan dana (Tamaulina Br.
Sembiring, dkk, 2023:259). Hakekat penelitian dapat dipahami dengan mempelajari
berbagai aspek yang mendorong peneliti untuk melakukan penelitian, di mana
setiap orang mempunyai motivasi yang berbeda, diantaranya dipengaruhi oleh
tujuan dan profesi masing-masing, namun motivasi dan tujuan penelitian secara
umum pada dasarnya adalah sama, yaitu bahwa penelitian merupakan refleksi dari
keinginan manusia yang umumnya menjadi motivasi untuk melakukan penelitian
(Siyoto & Sodik, 2015:142).
C. Definisi Metode Penelitian atau Metodologi Penelitian
Metode penelitian atau metodologi penelitian secara umum dapat
didefinisikan sebagai cara ilmiah yang digunakan untuk memperoleh data dengan
tujuan dan kegunaan tertentu. Metode penelitian merupakan gabungan antara
pengetahuan tentang metode dan pelaksanaan penelitian yang sistematis untuk
menjawab permasalahan penelitian.
Ma'ruf Abdullah (2015:10) mendefinisikan penelitian (riset) sebagai
upaya sistematis untuk menemukan kebenaran atau untuk mengetahui sesuatu yang
baru dengan cara mengumpulkan, mengolah, dan menganalisis data dengan
menggunakan metode analisis data yang sesuai dengan jenis penelitiannya, serta
menarik kesimpulan. Metodologi penelitian merupakan serangkaian tata cara yang
digunakan dalam mendapatkan pengetahuan ilmiah atau ilmu, di mana dalam hal ini
adalah tujuan yang ingin dicapai dalam suatu penelitian (Hardani, dkk,
2020:236). Metode penelitian, pada dasarnya, merupakan ilmu yang mengeksplorasi
cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan tertentu. Selain itu,
metodologi penelitian adalah kumpulan langkah-langkah sistematis yang dilakukan
oleh peneliti untuk menjawab pertanyaan pada objek penelitian (Tamaulina Br.
Sembiring, dkk, 2023:95). Metode penelitian adalah cara ilmiah untuk
mendapatkan data/informasi sebagaimana adanya dan bukan sebagaimana seharusnya,
dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Terdapat empat kata kunci yang perlu
diperhatikan yaitu cara ilmiah, data, tujuan, dan kegunaan tertentu (Ma'ruf
Abdullah, 2015:242).
Metodologi penelitian diperlukan agar penelitian dapat menghasilkan
data yang tepat, dapat dipertanggungjawabkan, serta dapat menyelesaikan masalah
yang diteliti. Langkah-langkah tersebut melibatkan proses identifikasi dan
perumusan masalah, penyusunan kerangka berpikir, merumuskan hipotesis,
pembahasan masalah, membuat kesimpulan, dan memberikan saran (Tamaulina Br.
Sembiring, dkk, 2023:95). Metode penelitian pada prinsipnya menceritakan cara
yang merupakan alat (tool) mencapai tujuan, di mana cara yang dilakukan dalam
penelitian bervariasi dan tidak kaku serta tergantung dari objek formal ilmu
pengetahuan tersebut, tujuan serta jenis data yang akan diungkapkan (Ma'ruf
Abdullah, 2015:243). Penelitian yang baik dan benar harus memiliki ciri khas
yaitu bersifat kritis dan analitis, memuat konsep dan teori, menggunakan
istilah dengan tepat dan definisi yang uniform, rasional, objektif, konsisten
dalam menguraikan, menjelaskan, dan menggunakan kalimat atau istilah singkat
padat dan tidak berbelit-belit, serta koherensi yaitu saling kait mengkaitkan
antara bagian satu dengan lainnya (Ismail Nurdin & Sri Hartati,
2019:23-24). Akhirnya dapat disimpulkan bahwa metodologi penelitian merupakan
upaya untuk menyelidiki dan menggali suatu permasalahan dengan menggunakan
metode ilmiah secara cermat dan teliti, dengan tujuan utamanya adalah meraih,
mengolah, menganalisis data, dan mencapai kesimpulan secara sistematis dan
obyektif, di mana semua langkah ini dilakukan dengan tujuan untuk menemukan
pengetahuan baru yang bermanfaat bagi kehidupan manusia (Tamaulina Br.
Sembiring, dkk, 2023:1).
DAFTAR PUSTAKA
Hardani, dkk. (2020). Metode Penelitian Kualitatif &
Kuantitatif. Yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu.
Ma'ruf Abdullah. (2015). Metodologi Penelitian Kuantitatif.
Yogyakarta: Aswaja Pressindo.
Salim & Syahrum. (2012). Metodologi Penelitian
Kualitatif. Bandung: Citapustaka Media.
Siyoto, S. & Sodik, M.A. (2015). Dasar Metodologi
Penelitian. Yogyakarta: Literasi Media Publishing.
Tamaulina Br. Sembiring, dkk. (2023). Buku Ajar Metodologi
Penelitian (Teori dan Praktik). Karawang: CV Saba Jaya Publisher.
Ismail Nurdin & Sri Hartati. (2019). Metodologi
Penelitian Sosial. Surabaya: Penerbit Media Sahabat Cendekia.

0 comments:
Post a Comment